ciri-ciri keistimewaan yang dimiliki oleh orang-orang shalih yang sudah dikabarkan dari dalam rahim
MARYAM Al MUQQADASA
Disebutkan dalam surat maryam (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa,dan dia termasuk di antara orang-orang yang shaleh.”
Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun.” Allah berfirman ( dengan perantaraan Jibril ): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya”. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.
Dari keterangan Al quran di atas setiap dari kita mungkin bertanya-tanya kenpa Allah memilih Maryam sebagai Ibunda Isa? Juga mengapa Allah menjadikan Isa yang dikandung Maryam ada tanpa disentuh oleh Lelaki? Apa hikmah dari itu semua? Selain itu muncul juga sebuah tanda tanya besar, tentang apakah kisah kelahiran maryam dan Nabi Isa akan berualng kembali?
Jika kita hanya mengunakan nalar tentunya tidak akan menjangkau apa yang dikabarkan oleh Al quran tentang Kisah maryam dan Nabi Isa. Penulis kadang membayangkan bahwa jika Nabi dan Rasul bukan hanya untuk Lelaki maka Maryam adalah seorang Nabi Wanita karna kesusiannya, apalagi Al quran juga menggabarkan tentang dialog antara Malaikat dan Jibril.
Ketika Allah mengirimkan wahyu kepada seorang Nabi pastilah dengan sendirinya Allah menjadikan si penerima wahyu (Nabi dan Rasul) sebagai Maqsum, karena tidaklah mungkin Wahyu yang Suci diberikan kepada yang Kotor, dan itu sama halnya untuk kasus kelahiran Isa As tanpa Ayah. Pemilihan Maryam sebagai Ibunda Isa As adalah bukan hal yang kebetulan tapi memeang betul adanya, ada ketetapan ketetapan yang sudah digariskan oleh Allah.
Mungkin itulah salah satu alasan kenapa umat kristen menyebut Isa As sebagai firmanTuhan, penyebutan firman tuhan bagi isa as oleh umat kristen adalah bentuk dari pengejawantahan tuhan di dunia, Isa difahami sebagai firman tuhan yang nyata, ucapanya tindakanya, diamnya dan aktifitas lainya yang dilakuakn oelh firman dalam Kristen di fhamai sebagagai firman. Berbeda halnya yang terjadi pada umat islam, yang memahami hal itu adalah sebagi hadis.
Menakala kita memahami keunikan Adanya Isa As lahir tanpa ayah kenapa kita juga tidak berfikir bahwa Sayyidah Maryam juga lahir dengan diSucikan.kita ingat bagaimana Allah memperpanjang waktu bagi kehamilan Hannah? Bisa jadi itu adalah bentuk penjagaan atas kesucian Maryam yang ditandai dengan Sterilisasi Rahim Hanna dari janin?.
Telah disebutkan pada bagian pertama dimana Al quran menyebutkan tentang lamanya penantian Imron dan Hanna untuk mendapatkan seorang Anak. Dalam dunia kedokteran apabila menemui hal semacam ini apalagi dengan waktu yang relatif lama dan sang ibu sudah berumur Lanjut mungkin akan di duga mengalami Infertilitas atau kemandulan.
Begitulah terkadang dunia empiris mereka menduga hanya dengan pengindraan semata. Kasus Lamanya Sebuah kehamilan juga bukan hanya dialamai oleh ibunda Maryam Hanna melainkan juga tentang kemuliaan dan kabar gembira dan kh Abdulah As Sauma’i yaitu ibu dari Syekh Abdul Qadir Al Jilani Qs, kala itu ibu Syekh Abdul qadir jilani Qs juga hamil pada usia relatif lanjut yaitu sekitar 60 tahun.
Rahim adalah alat reproduksi yang dimiliki oleh wanita, itu adalah tempat yang ditetapkan oleh Allah sebagai wadah ruang tinggal seorang janin yang berkembang dan dimana bayi yang akan di lahirkan.
Didalam rahim seorang anak dijaga kehidupan idelnya dan dilantik menjadi mansuia yang akan di tunjukan kemana tujuan arah kehidupanya. Ketika didalam perut seorang bayi tidak menyadarai kebergunaan seperti mata, telinga, mulut baginya hal yang sangat berguna adalah tali plasenta yang menjadi sumber penghidupan baginya, namun dalam perjalanya tali plasenta hanya akan di buang tak berguna dipotong setelah perpindahan alam Rahami ke alam dunia.
Rahim juga dalam bahasa Arab berarti Penyayang, pertama kali Allah mengenalkan SifatNya pada mansuai yaitu dua sifat Rahman dan Rahim.Kata rahim dalam alquran di ulang sebanyak 228. Para mufasir membedaakn antara kata Rahman dan Rahim, kata Rahman Sifatnya lebih kepada bentuk kasih sayang Allah secara umum kepada setiap manusia namun untuk ar rahim lebih di khsusukan pada situasi tertentu dan orang atau kaum tertentu.
Setiap manusia dilahirkan melalui rahim, tanpa terkecuali, sebelum kelahiran seorang anak setiap Rahim telah dipersiapkan oleh Allah, jika seorang yang akan dilahirkan adalah seorang pilihan seperti nabi, rasul, wali maka Allah menjadikan dan memilih ibu yang juga di istimewakan.
Orang-orang istimewakan tersebut bukan hanya memperoleh kesistimewaan ketika dia sudah besar, melainkan mereka sudah di istimewakan oleh Allah sebelum mereka di dunia, Allah juga menjadikan rahim rahim ibu mereka sebagai Surga yang nyaman, sehingga ketika kelahiranya pun sering mendapati keistimewaan atau perbedaan dengan manusia pada umumnya.



12.34
Anfasku
