www.ustream.tv/channel/sirnarasa

Rabu, 27 Februari 2013

KILAS BALIK SEJARAH

Oleh : Tabrani Bakhdar

Abah Anom qs pernah bertanya kepada Ibunya Abah Gaos qs didapurnya abah tahun.......Itu untuk abah, abah perlu....

Dulu pangersa Abah sepuh pernah menyatakan :

"Nantimah akan ada laki-lakinya euy!" (penerus)

Awal Abah Gaos mau ditalqin abah anom berbisik kepada haji Umar ;"Jangan-jangan ini yang dikatakan abah sepuh itu... ", Kiyai tapi masih muda,, (Abah Gaos)

Tahun 1970 abah anom qs mengintruksikan kepada Abah Gaos qs :"KEMBANGKAN MANAQIBAN!"

Tahun 1980-an Abah Anom qs memberikan surat kepada Abah Gaos qs dengan pengakuan (anak):
"...Kepada Ananda Muhammad Abdul Gaos SAEFULLOH MASLUL di Pesantren Sirnarasa desa Cisirri, masjid Baitussirri..."
1980 s/d 1990 Mimbar masjid Nurul Asror diisi Oleh Abah Gaos qs, dan mengingatkan ; "Hati-hati musuh kita dari dalam"

1990-an Abah Anom qs mengintruksikan kepada beliau untuk mengisi di Nurul Ulum (URGENT) walaupun sekali-kali dan mengintruksikan ; "GORES manaqib itu sedikit!"

Abah Anom mengintruksikan untuk membuat buku-buku termasuk abah akeh dan meminta Abah Gaos untuk membuat buku tentang nama-nama SYEKH ABDUL QODIR AL-JAELANI QS

Putra Abah Anom qs H. Dudun (alm);
1. mengatakan jangan mendahului sesuatu sebelum Ajengan Gaos berkoar
2. H. Dudun Menempelkan gambar Abah Gaos qs di UQUDUL JUMAAN yang dicetak banyak kemudian ditolak yayasan, dan sempat dibagikan gratis oleh KH. Wahfi kepada 4000 jamaah yang baru di talqin.

Tahun 2005 pihak YSB PP. Suryalaya meminta Abah Gaos untuk membuat makalah; 

"KIAT MENELADANI MURSYID".

Kata Abah Anom ; Ahlaq beliau terpuji (mengamalkan, mengamankan, melestarikan) ajaran PP. Suryalaya sebagai identitas thoriqoh yang berpegang kepada KITABULLOH dan SUNNAH ROSUL.


Subhanalloh begitu jelas isyarat-isyarat yang diberikan oleh Guru Agung Pangersa Abah Anom qs kepada hadrotus Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul qs, sebagai penerus kemursyidan TQN Suryalaya silsilah ke 38.



KAIDAH IKUTI AOS 

Salah satu kaidah ushul fiqh berbunyi, " keumuman itu tidak menggambarkan suatu hukum" kaidah ini dapat dipahami bahwa kalimat 'am itu masih bersifat global, masih bersifat umum dan belum menunjukan ketentuan hukum yang pasti dan jelas. 
contohnya:

"IKUTI WAKIL TALQIN". 

Kata "wakil talqin" itu masih mengandung arti yang UMUM meliputi semua wakil talqin yang senior maupun yang junior dalam dan luar negri.
 

Sedangkan bentuk amr (perintah) seperti contoh di atas hanya mengandung kebolehan (ibahah) . kebolehan memilih wakil talqin untuk diikuti.

lain halnya dengan perintah Abah Anom qs: "ikuti aos". bentuk perintah ini meingandung petunjuk karena kekhususannya bahkan ada sebuah kaidah yang berbunyi "perintah dengan sesuatu berarti melarang kebalikannya" artinya siapa yang tidak mengikuti abah gaos berarti telah memutuskan ikatan dengan Guru Agung Pangersa Abah Anom qs.


Salam...

Sabtu, 22 Desember 2012

Asal-usul nama TQN Suryalaya

ASAL-USUL TQN SURYALAYA (TQNS)

Dari jaman Syekh Ahmad Khottib Sambas hingga saat ini, Toriqoh Qodiriyyah wan Naqsabandiyyah tidak ada yang disingkat menjadi TQN atau TQNS kecuali silsilah yang melalui jalur Abah anom qs (beliau adalah mujaddid)  sebab
di jaman Abah Anom qs terjadi pembaha
ruan, salah satunya tentang penyingkatan nama toriqoh dan penambahan nama suryalaya yang kemudian dikenal dengan nama TQNS.  

Kalau saat ini, Pangersa Abah Gaos Ra tetap menggunakan nama TQN Suryalaya bukan TNQ Sirnarasa karena jalur silsilah TQN beliau terima atau peroleh dari Gurunya yaitu Pangersa Abah Anom qs, makanya beliau tetap menggunakan nama TQN Suryalaya. Lain halnya kalau beliau mengambil toriqoh dari jalur yang berbeda, maka pernyataan/kebijakan yang menyatakan silahkan mengikuti Abah Gaos dengan TQN Sirnarasa tidak ada masalah, tapi permasalahannya beliau mengambil dari jalur Abah Anom qs itu yang perlu dipertanyakan bahkan digugat secara keilmuan dan amal..


ASAL-USUL AMALKAN, AMANKAN & LESTARIKAN

Pada tahun 1994 Pangersa Abah Anom bersabda : Amalkan, Amankan dan Lestarikan,  kepada Pangersa Abah Gaos Ra. Di tahun tersebut berbarengan dengan Ajengan Jejen Sukabumi, diangkat menjadi Dewan Dakwah Suryalaya oleh Abah Anom menggantikan Pangersa Abah Gaos Ra.

Sebelum
tahun 1994, yang ada itu hanya kata Amalkan dan Amankan saja. Tetapi sejak pelimpahan tugas dakwah dari Pangersa Abah Gaos ke Ajengan Jejen, Pangersa Abah Gaos mendapat mandat untuk Lestarikan.

Sehingga kini muncullah Amalkan, Amankan, Lestarikan dari Pangersa Abah Anom kepada Pangersa Abah Gaos sehingga sampai kepada kita.


ASAL-USUL GELAR SAEFULLOH MASLUL

Abah Anom telah memberikan Gelar tersebut kepada beliau Hadrotus Syaikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Ra. Saefulloh Maslul adalah Nama kebesaran Sulton Aulia Syech Abdul Qodir Al Jilani QS. 

Bukan "Saefulloh Maslul" namanya kalau tidak kuat, tajam, gagah, dan luas. Kata Abah Anom kepada Abah Gaos " Jangan naik ring kalau tidak kuat ditonjok". Artinya beliau sudah teruji, diuji oleh Syekh-nya yang Agung. pesan tersebut selalu diingat oleh beliau dan berbagi kepada kita yang butuh.  Sekali lagi INGAT !!! Bagi yang BUTUH walaupun ujian bertubi-tubi datang menerpa beliau



ASAL-USUL PENGEMBAN AMANAH

Kita harus tahu yang namanya PENGEMBAN AMANAH adalah pengemban amanah YSB Pontren Suryalaya-yaitu orang yang ditunjuk untuk bertanggung jawab menjaga hal ihwal PPSuryalaya..INGAT... BUKAN pengemban amanah (TQN) THORIQOH QODIRIYYAH NAQSYABANDIYYAH....  

......................BEDAKAN YACH..........................???

Atau dengan kata lain Abah Anom Qs menyerahkan urusan Yayasan Pontren kepada 3 orang yaityu ;

  1. Masalah Pesantren diserahkan kepada kh Dudun, 
  2. Masalah yang mengenai dunia pendidikan misal Sekolah / kampus diserahkan kepada Abah Nur Anom dan 
  3. Masalah jubir diserahkan kepada kh Zainal Abidin Anwar 
itu semua istilahnya disebut  Pengemban Amanah. Bukan Pengemban amanah TQN Suryalaya ,,,,jangan salah yach????

Karena hal inilah Pangersa Abah Gaos Ra bertanya kepada Ajengan Zainal Abidin Anwar perihal pembentukan pengemban amanah... Ajengan Zainal Abidin Anwar saat itu menjawab, itu adalah usulan dan desakan salah satu wakil talqin ( yang saat ini sudah almarhum )... yaitu Kyai Abdul Salam Nasution

Nama-nama Pengemban Amanah itu adalah..
1-Hj Dudun Almarhum (putra Abah Anom) 
2-KH Noor Anom Mubarok Almarhum (Adiknya Abah Anom)
3-K.H Zaenal Abidin (Kyai enjen)

INGAT !!! Perlu kita ketahui bahwa Ponpes Suryalaya adalah sebagai lembaga atau wadah atau identitas TQNS, jika terkait dengan lembaga silahkan merujuk ke pengemban amanah yang terkait tetapi jika yang berkaitan dengan ketoriqohan silahkan ke Pangersa Abah Gaos sebab beliau yang dipilih untuk meneruskan estapet ini.

MANAGIB TQN SIRNARASA ( CISIRRI )
TIAP BULAN TANGGAL 10 HIJRIYAH DI PESANTREN SIRNARASA CISIRRI BERSAMA HADROTUS SYAIKH MUHAMMAD ABDUL GAOS SAEFULLOH MASLUL RA
Alhamdulillah Pangersa Abah Gaos telah menetapkan tanggal manaqib Pesantren Sirnarasa setiap tanggal 10 Hijriah. Manaqib perdana tanggal 10 Syawal (tepatnya tanggal 28 Agustus 2012) dihadiri Wakil Bupati Ciamis beserta jajarannya, diliput oleh wartawan salah satunya adalah Koran Duta Priangan yang meliput seputar acara manaqib perdana Pesantren Sirnarasa. Dalam khidmat ilmiahnya pangersa bersada "...ditetapkannya tanggal 10 Hijriah karena merupakan angka sempurna 28 agustus 2012 merupakan tanggal perdana manaqib pesantren Sirnarasa kata beliau 2 ditambah 8 sama dengan 10"


Sulthon Aulia Fii Hadza zaman Syach Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin Qs ( Semoga Alloh mensucikan rahasianya )

1. Manusia mendapaatkan kebahagiaan itu harus mengalami dulu musibah, maka perbanyklah dzikir:
" Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dholimin "

2. Merasa diri penuh dosa jangan hanya sekedar dibibir saja, merasa salah tapi tidak mau beranjak meninggalkan kesalahan tersebut, yg sperti itulah yg dinamakan munafik, dzolim terhadap diri sendiri.

3. Jadikan malam hari sebagai alat untuk isro, ibadah taqorub kepada Alloh. Sebab biasanya kita lebih khusyu Taqorub kalau dalam keadaan yg sunyi.

4. Kosongkan fikiran dari selain Alloh, kalau tdk fokus akan menghalangi ibadah ( tujuan Ilalloh tidak tercapai )

5. Gunakan fikiran untuk memperbanyak istighfar dg cara dzikir dan khotaman

6. Janganlah kita meladeni jika ada yg menyalahkn, tapi jangan sampai kita ikut-ikutan menyalahkannya.

7. Kalau ada yg menghina, jangan balas menghina.

8. Berdzikirlh dengan berbobot, yaitu dalam hati kita tidak ada yg lain kecuali Alloh, Itulah Dzikir khofi yg tidak terganggu dg ingatan yg lain.

9. Dzikir jamaah suaranya harus teratur, tepat sasarannya.

10. Jika anda berdzikir jangan berpikir dan jika berpikir maka banyak-banyaklah berdzikir

11. Jangan merasa pandai, tetapi anda harus pandai merasa

12. Jadi orang yang penting itu baik, tetapi lebih penting lagi jadi orang yang baik

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes